Rabu, 01 Mei 2013

Shall We Dance

Setelah satu bulan berkutat dengan project Beaded Heart, saatnya untuk bersantai sejenak untuk mencari ide dan inspirasi baru. Untuk acara santai ini saya memilih salah satu film dari koleksi DVD-ku yang terlupakan yaitu Shall We Dance

Shall We Dance sungguh tontonan yang lucu dan menarik, saya bersyukur film ini menjadi bagian koleksiku. Banyak hal bisa menjadi inspirasi ketika menonton film ini; antara lain membuat anda bernostalgia sambil bergoyang karena dipenuhi dengan soundtrack jadul seperti Sway, Shall We Dance yang merupakan original soundtrack dari Film King And I, juga ada Moon River, dan lain-lain.

Shall_We_Dance_DVD
Salah satu koleksi favoritku
Atau terhibur dengan penampilan para pemerannya yang mempunyai daftar CV yang panjang dan kualitas akting yang tidak perlu diragukan lagi, seperti Richard Gere, Jennifer Lopez, Susan Sarandon, Stanley Tucci, Lisa Ann Walter, dan lain-lain.

Shall_We_Dance_2004_movie_male_students
Inilah para siswa baru.
Lagu Shall We Dance banyak terdengar sepanjang film ini dengan berbagai aransemen. Tidak sadar saya pun bernyanyi dan menari mengikuti irama lagu sambil membuat posting hari ini. Rupanya saya ketularan ceria setelah menonton film ini. Bahkan saya mencari musik plus lirik dari Shall We Dance, dan jadilah tambah semarak kegiatan bloggingku:)

Saya tidak tahu persis apa tepatnya inti dari film ini, yang pasti bukan melulu tentang menari atau berambisi ikut serta dalam kompetisi yang bergengsi. Menurut pendapatku film ini mengajak kita untuk Follow Your Passion.

Shall_we_dance_2004_movie_training_for_competition
Giat berlatih untuk mengikuti kompetisi
Kita jelas butuh passion untuk menyemarakkan hidup! Hidup tanpa passion membuat penampilan tampak lusuh dan hidup terasa membosankan meski punya segalanya, seperti yang ditampilkan oleh Richard Gere pada awal film ini.

Shall_We_Dance_2004_movie_Richard-Gere_as_John-Clark
Tired Old Man
Tentu saja passion dalam arti yang positif, seperti saya menjadikan beading sebagai hobi sekaligus passion, karena saya suka membuat perhiasan, suka memakainya, dan jika orang lain menyukainya saya dengan senang hati menjualnya, meski bukan itu tujuan utamaku.

Bisa jadi setelah menonton film ini menari menjadi passion baru anda. Seperti saya yang tergila-gila belajar Salsa (Salsa Solo tanpa partner), dengan alasan yang sama oleh Vern salah satu pemeran dalam film ini, belajar menari di Miss Mitsy's karena ingin menurunkan berat badan.

Seperti kata para ahli favoritku Bob Greene dan Dr Oz yang menganjurkan kegiatan fisik (berkebun, renang, jogging, .... menari, dan lain-lain) paling sedikit selama 30 menit setiap hari, selain menjaga pola makan.

Saya sangat menyukai penampilan Jennifer Lopez di film ini yang sangat feminin, dengan tatanan rambut yang sleek sangat rapi. Saya juga sangat menyukai kostum yang dikenakannya, andai saja tidak terlalu memperlihatkan bagian dada atau punggung terbuka :P

Shall_We_Dance_2004_movie_Jennifer-Lopez_fashion_inspiration
Saya suka penampilan Jennifer Lopez; kostum dan tatanan rambutnya.
Dan penampilannya ketika melakukan tarian Tango bersama Richard Gere, So energetic, passionate .... and WOW, Love this scene!!! Saya bertanya-tanya apakah butuh waktu lama Richard Gere untuk menguasai gerakan Tango, karena beliau tidak punya background menari. Berbeda dengan Jennifer Lopez yang mempunyai basic sebagai penari Latin.

Shall_We_Dance_2004_movie_tango_scene
Tango yang energik.
Menari tidak segampang yang terlihat, butuh skill dan koordinasi untuk melakukannya. Tapi yang jelas menari punya efek membuat mood lebih baik, lebih ceria, mudah bersosialisasi, dan intinya membuat kita lebih sehat. Seperti yang terlihat pada scene ketika Richard Gere yang tersenyum lebar sambil melakukan tarian Waltz di jalanan, dan banyak orang yang menoleh padanya.

Shall_We_Dance_2004_movie_Dancing_on_the_street_scene
John Clark becomes a happy man
Tidak heran Gangnam Style dan Harleem Shake begitu populer belakangan ini termasuk di Indonesia, ramai-ramai orang di seluruh dunia meniru gerakan ini dalam bentuk flash mob. Yang menurutku terlihat lucu, konyol, tapi hey.... people love it ..... and they do it again and again! Sehingga situs Youtube menjadi ramai dengan video seperti itu.

So tidak ada salahnya menari untuk menurunkan berat badan selama kita menyukainya, dan konsisten melakukannya. Tidak perlu khawatir disebut gay (homoseksual) hanya karena suka menari seperti yang terjadi pada Link Peterson, diperankan sangat baik oleh Stanley Tucci.


Shall-We_Dance_2004_movie_hilarious_scenes
Beberapa adegan lucu dan menarik dalam film ini.
Atau menari karena berambisi untuk tampil di ajang Indonesia Mencari Bakat (IMB) misalnya, sehingga dikenal banyak orang dan menjadi selebriti baru. Selama menari untuk tujuan positif, dan bukan membangkitkan birahi orang yang melihatnya.

Tidak cukup kata untuk menggambarkan betapa saya menyukai film Shall We Dance, saya beri dua jempol (eh ...empat jempol deh :D)! Pelajaran yang saya dapat dari film ini adalah berani mencoba hal baru, Follow Your Passion, dan tidak kalah penting adalah ... enjoy it ;) 

Sumber: