Kamis, 02 Agustus 2012

Sup Miluhuta

Tidak terasa sudah memasuki bulan Agustus, dan kota Luwuk masih rutin diguyur hujan. Jarang terlihat pemandangan gunung W yang cerah tanpa kabut.

Meski begitu segala sesuatu tetap disyukuri, meski suhu udara di Luwuk terasa dingin menggigil. Makanya saya memikirkan menu hari ini haruslah sup hangat yang bening tanpa banyak rempah, tidak seperti soto, sup Rawon, sup saudara. Dan yang terpikirkan olehku adalah Sup Miluhuta.

Bahan utama sup Miluhuta adalah jagung manis (milu=jagung) yang dipipil dan direbus bersama tongkolnya. Tambahkan bahan lainnya seperti:
  • belimbing wuluh atau biasa disebut belimbing sayur
  • daun jeruk yang dirobek kasar
  • sereh yang dipukul hingga pipih
  • tomat yang diiris sesuai selera
Semua bahan kecuali tomat, direbus jadi satu hingga keluar aroma sereh dan daun jeruk, dan jagung sudah matang. Api dimatikan  dan terakhir tambahkan tomat, garam, gula, dan penyedap secukupnya.

sup_miluhuta
Semangkuk sup Miluhuta yang hangat dan sedap
Sup Miluhuta biasanya dihidangkan bersama ikan kecil yang digoreng tepung. Tapi untuk versi vegetarian saya membuat perkedel dari rumput laut, sudah cukup untuk mendapatkan aroma sari laut :)

Nyam...nyam....nyam... selamat makan.