Kamis, 30 Agustus 2012

Inilah Caraku Berlibur Di Rumah

Liburan Idul Fitri tahun (18-23 Agustus 2012) ini terasa panjang tetapi tidak membosankan karena banyak yang bisa dilakukan meski hanya di rumah. Yup itu artinya kami tidak buka toko, dan hanya bersantai sambil menghabiskan waktu bersama anak-anak.

Liburan keluarga ini terasa lengkap dengan kedatangan anak sulungku bersama Mamaku dari Makassar. Itu berarti rumah menjadi ramai dan..... makan enak! Dan sudah pasti suamiku tidak akan melewatkan hal yang satu ini.

Bayangkan Soto di hari Sabtu, Kari di hari Minggu, Mie Medan di hari Senin, Sup Saudara di hari Selasa, Nasi Kuning dua kali di hari Minggu dan Rabu. Wow woow.... liburan ini benar-benar Surga di Bumi!!!

Tapi kegiatan kami  selama 5 hari bukan cuma makan lho. Banyak hal yang sempat kami lakukan, yang tidak biasanya tidak sempat dilakukan di hari Minggu. Misalnya menggunduli rambut Hadi, yang sudah tertunda selama 1 bulan lebih karena terlalu sibuk. Kegiatan menggunduli butuh persiapan ekstra supaya Mama dan bayi nggak stress:)

Hadi yang sudah berusia 19 bulan rambutnya sudah panjang, tetapi karena ubun-ubunnya belum tertutup sempurna, makanya belum bisa dibawa ke salon. Jadi Mama harus mau repot menggunduli sendiri.

Dalam hal ini peranan Papa sangat penting untuk rela basah-basahan sambil Mama "beraksi" dengan alat cukur. Alat cukur yang digunakan sejenis Lady's Shave (alat cukur bulu untuk wanita), yang pasti aman bagi bayi.

Hadi_19_bulan_setelah_digunduli
Meski gundul Hadi tetap ganteng!!!
Selain itu juga masih menyempatkan bermain dengan anak tertuaku. Saya bisa merasakan Blessing in Disguise dengan jarak usia anak sulung dan bungsuku. Mungkin sudah takdir Tuhan harus seperti ini. Beruntung sekali yang sulung bisa mengayomi yang kecil.

Henry_hadi_music_Lover
Bermain musik bersama.
Hari libur juga bisa diisi dengan merapikan rumah. Cukup dilakukan per bagian; misalnya gudang di toko, gudang lantai 2. Atau cuma mengganti alas koran di lemari dapur. Pokoknya kerja apapun terasa santai dan menyenangkan.

Selain itu waktu libur bisa dilewati dengan mencoba resep baru. Untuk urusan bahan makanan saya tidak kuatir karena sudah berbelanja sebelumnya untuk kebutuhan selama 1 minggu. Dengan memperhitungkan kalau para pedagang di pasar Simpong tidak berjualan karena hari raya Idul Fitri.

Saya juga mendapat banyak ilmu dari ngobrol dengan Mamaku. Dan tentu saja mendapat resep baru untuk dicoba. Nanti akan saya buatkan posting tersendiri.

Tak ketinggalan hobi beading tetap jalan terus, meski cuma dapat jatah di malam hari ketika semua orang sudah tidur. Ada beberapa project sudah saya kerjakan dan akan dibuatkan posting untuk perlihatkan hasilnya.

Tidak lupa Yuefang turut mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433H. Mohon Maaf lahir dan Batin"

Thank You God For Everything.