Sabtu, 02 Juni 2012

Pencarian Kamera Impian

Saat ini saya sedang dalam pencarian kamera impian. Bukan karena kamera lamaku sudah rusak. Tetapi karena ingin kamera yang lebih bagus kualitasnya.

Digital_Pocket_Camera_Kodak_EasyShare_CX7525
Kodak EasyShare CX7525 yang telah menemani hari-hariku
Beberapa spesifikasi yang saya tetapkan antara lain: Blur reduction, 12 Megapixel ke atas, movie HD 1080 pixel, dan punya beberapa alternatif sumber tenaga (power source) jika menghadapi keadaan darurat.

Khusus tentang sumber tenaga atau battery menjadi pokok perhatian saya adalah karena berdasarkan pengalaman pribadi menggunakan kamera digital selama beberapa tahun terakhir.. Terutama ketika kesulitan mencari battere original kameraku (Kodak EasyShare 7525) yang ternyata sudah tidak diproduksi lagi.

Oleh beberapa penjual di sebuah mall yang khusus berjualan barang elektronik menyarankan menggunakan Ni-Mh battere plus charger yang bisa recharge sampai 100 kali,  bagi saya sama sekali tidak berfungsi dan buang-buang uang.

Jadi pilihan terakhirku hanyalah battere ukuran AA. Yah.. mau gimana lagi. Memang agak boros karena harus sering ganti battere. Tapi untungnya masih lebih hemat dengan menggunakan battere Evolta, meski sudah tidak bisa digunakan untuk kameraku, tapi masih bisa digunakan jangka waktu yang panjang untuk jam dinding, senter, dll.

Battery_Evolta_AA
Tumpukan battere AA di mejaku
Beberapa pilihan yang saya lirik antra lain:

Canon_EOS_600D_camera_DSLR
Canon EOS 600D

Canon EOS 600D

Satu-satunya yang menghalangi adalah harganya yang mahal sekitar Rp 6-8 jutaan, tergantung jenis lensa kameranya. Kamera ini punya alternatif power Source 6 biji battere AA jika terjadi keadaan darurat.









Sony_Alpha_55_camera_DSLR
Sony Alpha 55

Sony A55

Saya tertarik karena mempunyai built-in GPS yang berfungsi untuk mengingat kapan dan di mana gambar di ambil.










Canon_Powershot_A1200_camera_digital_pocket
Canon Powershot A1200

Canon Powershot A1200

Saya tetap butuh kamera berukuran kecil  untuk situasi kapan pun dibutuhkan. Selain itu juga harganya di bawah Rp 1 juta.











Untuk ke depannya saya akan mempunyai 3 jenis kamera untuk berbagai keperluan, satu yang untuk profesional (untuk kebutuhan yang lebih 'serius'), satu lagi yang semi profesional (sejenis Canon EOS 600D dan Sony A55) dan yang terakhir adalah kamera poket.

Tapi berhubung karena harganya yang mahal saya harus memilih dengan sangat hati-hati. Karena ditujukan untuk penggunaan yang jangka panjang. Moga-moga pencarian ini segera berakhir, karena kamera impianku sudah ditangan!

Sumber / Sources:
http://www.photographyblog.com/reviews/canon_eos_600d_review/conclusion/
http://www.photographyblog.com/news/canon_powershot_a2200_and_powershot_a1200/
http://www.digitalphotographywriter.com/2011/02/canon-600d-t3i-vs-60d-1100d-550d-specs.html
http://chip.co.id/news/read/2011/03/16/410424/Canon.Hadirkan.PowerShot.A3300.IS,.A3200.IS,.A2200,.A1200,.dan.A800
http://www.photographyblog.com/reviews/sony_a55_review/conclusion/
http://www.canon.co.id/personal/products/dslrs/eos/eos-600dkit-efs-18-55-is-ii?languageCode=EN
http://www.canon.co.id/personal/products/compact-cameras/powershot/powershot-a1200?languageCode=EN&gclid=CIOMuNPDoLACFQl66wodfHtjZA#specificationAnchor