Sabtu, 01 Oktober 2011

Hari Vegetarian Sedunia 2011

Gaya hidup Vegetarian tampaknya bukan lagi sebuah pilihan melainkan keharusan. Jika saat ini anda belum bervegetarian, semoga tidak perlu sampai menunggu ketika dunia dilanda bencana kekeringan atau wabah penyakit yang menyerang semua ternak dan unggas yang biasa dimakan manusia.


Jika masih belum menemukan alasan yang kuat, pertimbangkanlah alasan ekonomi. Belum lama ini diberitakan ekonomi dunia memasuki masa resesi. Mungkin bagi sebagian orang belum terasa dampaknya. Tapi bagi orang lain itu berarti kehilangan mata pencaharian, dan akan berakibat langsung pada penurunan drastis daya beli masyarakat.

Di Indonesia sudah umum terjadi harga kebutuhan pokok melonjak tinggi selama bulan Ramadhan. Seorang reporter dari sebuah stasiun TV, memperlihatkan apa yang dapat dibeli di pasar tradisional dengan selembar uang Rp 20.000. Nyatanya tidak dapat mencukupi kebutuhan sebuah keluarga yang berjumlah 4-6 orang.

uang_dua_puluh_ribu_rupiah"/
Jika ke pasar apa yang dapat anda beli dengan selembar uang Rp 20.000 ?
Dengan asumsi Rp 25.000 adalah penghasilan per hari sebagian besar masyarakat Indonesia. Tergantung besarnya UMR yang berlaku di tiap wilayah anda.

Jika anda menerapkan pola hidup vegetarian (tanpa susu dan telur), dengan uang Rp 20.000 kita bisa membeli tahu, tempe, sayur mayur, minyak goreng, cabe, dll. Dan masih punya uang sisa belanja.

Jadi dengan beralih pola hidup menjadi vegetarian telah tmembuat kita unggul secara ekonomi. Dan dari segi kesehatan kita pun lebih unggul, karena terhindar dari penyakit degeneratif seperti; penyakit jantung koroner, stroke, diabetes, hipertensi, dll

Semoga di hari Vegetarian sedunia yang bertepatan pada hari ini, anda mulai mempertimbangkan gaya hidup vegetarian. Dengan bervegetarian barulah kita semua bisa survive dan memperoleh kualitas hidup yang lebih baik. Bagaimanapun juga pilihan berada di tangan anda.