Rabu, 14 September 2011

Terapi Warna Dengan Beading

Saya mendapat manfaat lain dari beading atau merangkai manik-manik; yaitu terapi warna. Karena percaya atau tidak warna memancarkan energi tersendiri, sehingga mempengaruhi kondisi psikologis dan mood.

Kalau tidak percaya cobalah mengetes pada diri anda, apa yang anda rasakan ketika memandang birunya langit, hijaunya rerumputan, dll. Saya bahkan melihat kecenderungan sebuah produk kosmetik lebih cepat laku jika tersedia yang warna pink, dibanding dengan warna lain seperti hitam, kuning, hijau, biru navy, dll.

So warna jelas mempengaruhi hidup kita. Itulah yang saya rasakan dengan beading. Saya bisa merasakan sensasi calm ketika merangkai dengan beads warna biru yang dipadukan dengan gradasi biru lainnya.

Sensasi calm dari warna biru
Saya merasa sangat melankolis ketika merangkai kristal swarovski dengan gradasi warna pink. Saya merasa energetic dengan warna kuning lemon. dan oranye membuat perasaan jadi lebih ceria.

Perasaan romantis dan melankolis dengan warna pink

Perasaan berani dan agresif dengan warna merah
Sedangkan hitam membuat lebih percaya diri. Mengenakan aksessoris hitam menonjolkan warna kulitku, sehingga tidak perlu repot pakai krim pencerah atau pemutih kulit lagi. Makanya tidak salah jika ada slogan iklan yang berbunyi;"Pake hitam, siapa takut!"

So beading bisa menyalurkan kreatifitasku, sekaligus mendapat manfaat terapi warna. Itu namanya sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Asyik kan?