Senin, 12 September 2011

Beads Lover

Tak diragukan lagi I'm totally crazy for beads. Beads atau manik-manik telah menarik perhatianku sejak lama. Saya bisa menghabiskan waktu di sela-sela rutinitasku untuk membuat berbagai proyek, mencoba berbagai teknik baru, dan membuat disain aksesoris yang unik.

Saya benar-benar kecanduan dan susah untuk berhenti. Karena ide bisa muncul kapan saja sehingga harus cepat-cepat dikerjakan hingga berhasil. Seperti misalnya ketika melihat aksesoris yang dikenakan di sebuah film, tiba-tiba timbul ide ingin membuat yang sesuai versiku.

Mahkota biru yang sudah selesai dikerjakan

Sedang belajar knotting

Project yang sedang dikerjakan.
Saya bahkan bercita-cita ketika sudah tua nanti akan sibuk merangkai manik-manik, mencoba teknik baru, menguji coba materi baru, membuat disain dengan warna yang tidak lazim, atau membuat disain aksesoris yang sesuai dengan kepribadianku. Dan saya tidak peduli kalau hasil karyaku tidak mengikuti trend fashion terkini.

Saya bahkan akan travelling ke luar negeri untuk menemukan manik-manik yang unik di setiap negara. Hmm... lebih mendingan kan daripada rajin keluar negeri untuk berobat.

Yang terpenting adalah saya menikamati waktu luangku. Saya selalu menunggu semua orang di rumahku sudah tidur, sehingga saya bisa tenang mengerjakan my project.

Beading bisa membuatku relaks sekaligus frustrasi. Menurutku beading bisa membuatku lebih kreatif, karena tidak ada batasan ide atau standar disain ketika membuat sebuah aksesoris. Bahkan beading bisa sebagai obat insomnia yang mujarab.

Ketagihan beading susah dimengerti orang lain, bahkan oleh suamiku. Sama seperti saya yang susah mengerti kenapa ada orang yang hobi nonton film horor sedangkan saya suka film komedi. Kalau suamiku suka nonton tinju, saya lebih suka mencari ide untuk membuat beading project yang baru.

Begitu berhasil mengerjakan satu project, ingin segera mencoba design yang lain. So jangan coba-coba memulai karena dijamin pasti ketagihan.