Jumat, 09 September 2011

27 Dresses

Waktu liburan Idul Fitri yang lalu saya menyempatkan nonton film lama, yaitu 27 Dresses. Mulanya saya iseng nonton hanya untuk melihat penampilan Katherine Heigl, karena menurut saya penampilannya dalam film The Ugly Truth yang sangat lucu dan konyol bersama Gerard Butler

Film "27 Dresses" yang bergenre komedi romantis, tentang seorang wanita single bernama Jane Nichols (Katherine Heigl) yang terobsesi dengan segala hal yang berbau pernikahan. Jane yang baik hati selalu bersedia menjadi pendamping di pernikahan temannya.

Sebagai bridesmaid Jane mengumpulkan gaun yang dikenakannya di hari pernikahan teman-temannya. Dan tidak terasa sudah terkumpul sebanyak 27 gaun.

Selain tertarik dengan storyline yang menurut saya unik dan sangat kreatif, saya menemukan bagian film ini punya kesamaan suasana di tempat penyewaan kostum dan gaun pesta yang saya jalankan. Terutama di bagian yang memeperlihatkan lemari yang penuh.


Seperti inilah lemari di Koleksi Yuefang

Bagian lucu dari film itu, ketika Jane memasukkan gaun terakhir ke dalam lemari ( built-in closet) yang ternyata sudah tidak muat, dan lemarinya nyaris tidak bisa ditutup.

Kemudian ada adegan Jane memamerkan koleksi gaunnya di hadapan wartawan (James Marsden) sebuah tabloid lifestyle. Di situ pun suasananya sama seperti di tempatku, ketika pelanggan datang menyewa gaun. Tempatku jadi berantakan, tapi tetap seru dan asyik.

Jane Nichols memperlihatkan koleksinya

Gaun bridesmaid yang seru

Jane Nichols bergaya dengan gaun Bridesmaid koleksinya
Saya merasa senang jika pelanggan menemukan gaun plus aksesoris yang mereka sukai. Karena pada momen itulah saya menemukan alasan saya memulai usaha ini. Yaitu membantu orang mendapatkan gaun pesta dan kostum tanpa harus membeli sendiri, yang sangat tidak ekonomis karena cuma dipakai sekali.

Kebanyakan pelangganku adalah orang-orang yang membutuhkan kostum untuk acara ulang tahun anaknya, atau pawai di acara 17 Agustus. Ada juga yang membutuhkan gaun pesta untuk menjadi penerima tamu di acara pernikahan atau gaun bertunangan.

Dan kebanyakan orang tidak punya lemari khusus untuk kostum dan gaun pesta, seperti artis penyanyi dengan lebih dari satu lemari besar untuk menyimpan kostum panggung.

Suatu hari seorang pelanggan datang ke tempatku setelah melihat iklanku (saya sendiri lupa pernah beriklan di mana ya?) di suatu tempat. Dia membutuhkan banyak kostum untuk acara natal, yang kebetulan saya banyak menyediakan tema itu. Dia merasa sangat terbantu dengan keberadaan Koleksi Yuefang.

Saya masih ingat kata-katanya dengan jelas. "Untung ada tempat seperti ini, jadi saya tidak perlu repot beli atau suruh orang jahit" Ini adalah momen terindah bagiku. Karena Koleksi Yuefang menemukan tujuan mulianya, yaitu memudahkan hidup orang lain. 

Hal inilah yang membuat spirit Koleksi Yuefang terus ada. Dan hari-hari mendatang Koleksi Yuefang akan semakin dibutuhkan, untuk itu kami terus meningkatkan kualitas layanan, dengan memperbanyak koleksi gaun pesta, kostum, dan aksesorisnya.

Film 27 Dresses meski bukan Oscar oriented, tapi menurut saya sangat menghibur dan jalan ceritanya sangat otentik. Two thumbs up for Katherine and James. Jika anda menonton 27 Dresses ingatlah Koleksi Yuefang.

Credit For Images:
http://www.starpulse.com/Movies/27_Dresses/gallery/27-Dresses-movie-11/
http://bombshellwithin.wordpress.com/2008/01/27/movie-review-27-dresses/
http://www.topmoviepics.com/27-dresses-2008/
http://movies.zap2it.com/movies/27-dresses/170961
http://magazine.la2day.com/fashion/27_dresses_can_you_always_shorten_it_and_wear_it_again