Selasa, 02 Agustus 2011

Multifunction Lover 3

Baru-baru ini saya menambahkan perabotan baru untuk di dapur. Pasalnya saya ingin tempat yang nyaman  untuk bekerja di dekat jendela dapur (karena mendapat pencahayaan alami), tempat untuk menaruh rice cooker (selama ini saya menggunakan bangku), tempat penyimpanan ekstra, plus sebuah rak piring. 

Jadi inilah seorang Multifunction Lover pikirkan ketika merancang sebuah perabotan.

Inilah rancangan meja tampak depan
Disain tidak perlu rumit atau yang canggih. Yang terpenting adalah memenuhi semua tujuan dalam satu unit perabotan.

Untuk sebuah lemari berukuran panjang100 cm, lebar 55 cm, tinggi 75 cm saya mendapat:
  1. lemari piring
  2. meja kerja yang nyaman di dekat jendela
  3. Tempat penyimpanan ekstra untuk menaruh peralatan
  4. Tempat untuk memasak nasi (dengan rice cooker) daripada menggunakan bangku dengan resiko bisa jatuh.
  5. Dan yang tidak kalah penting dari segi disain dan warna bisa selaras dengan benda-benda yang sudah ada.

Tampak bagian dalam; ada rak piring dan tempat penyimpanan

Design selaras dengan perabotan dapur lainnya

Memasak dengan Rice Cooker; bandingkan sesudah dan sebelumnya
Dari segi penggunaan bahan, untuk permukaan meja saya meminta bahan yang tahan air, dan tahan terhadap beban kerja sehari-hari. Saya minta bahan tripleks tebal yang dilapisi aluminium lembaran, daripada yang semula disarankan menggunakan kaca.

Permukaan meja yang aman sebagai tempat kerja
Mereka beralasan bahan kaca stabil dan rata, sedangkan tripleks dilapisi aluminium bisa berubah bentuk (melengkung atau melesak ke bawah) seiring berjalannya waktu. So saya mengantisipasi dengan meminta dipasangi rangka aluminium di bawahnya. Hasilnya lumayan kuat dan stabil untuk menahan beban tidak lebih 10 kg. Tapi saya tidak berencana menaruh beban seberat itu di situ.

Bisa anda bayangkan apa akibatnya kalau saya memilih kaca sebagai permukaan meja kerja. Saya juga memperhitungkan kemungkinan human error yang bisa saja terjadi.

Menurut saya It's all worth the money and time. Saya mengeluarkan uang Rp1,1 juta untuk sebuah lemari aluminium ini, dibandingkan jika saya memakai lemari dengan bahan kayu misalnya. Dari waktu pembuatan saja memakan waktu lebih satu bulan, dibandingkan dengan lemari aluminium yang selesai dalam satu minggu.

Saya berterimakasih pada suamiku karena memperhatikan kenyamananku, Sekarang saya merasa lega dan nyaman ketika bekerja di dapur.