Kamis, 04 Agustus 2011

Merindukan Kota Luwuk Yang Bersih 4

Pernahkah kita bertanya apa yang membuat orang mau datang ke Luwuk untuk berwisata? Karena tujuan wisata di Luwuk sangat sedikit, sangat membosankan, dan cuma itu-itu saja (Kilo 5 untuk berenang gratis di laut, dan Kilo 8 untuk makan jagung manis).

Padahal Luwuk hanyalah kota kecil. Jika tanpa adanya potensi gas di daerah Sinorang dan tambang emas di Toili, siapa yang mau datang ke Luwuk. Suatu hari gas dan emas bisa habis ditambang, lalu orang-orang pun akan pergi.

Saya membayangkan kota Luwuk seperti kota Zurich di Swiss. Bukan karena saya pernah ke sana, tapi dari gambar-gambar terlihat punya kesamaan dengan kota Luwuk seperti alamnya yang indah. Tapi keistimewaan pada kota Zurich yaitu tata ruangnya yang terjaga rapi, dan bersih, dan tersedianya fasilitas umum yang terawat dengan baik, seperti taman, sarana olahraga, toilet umum, dll.

Tata ruang kota Zurich yang rapi dan bersih

Fasilitas umum seperti trotoar yang nyaman untuk pejalan kaki
Tapi yang teristimewa dari kota Zurich yaitu Toilet Umum mereka dinyatakan sebagai yang terbersih di dunia. Pemerintah setempat berhasil mengubah citra toilet umum yang di negara lain biasanya kotor, bau, kumuh, tempat transaksi narkoba, hingga menjadi bahan pembicaraan para turis. Bahkan ada turis yang khusus ke salah satu toilet umum untuk berfoto.

Wow gara-gara punya toilet terbersih sedunia saja bisa mendatangkan wisatawan ke kota mereka. Kalau toilet umum di bandara Luwuk saja bisa bersih dan wangi, kira-kira wajah kota Luwuk secara keseluruhan bisa seperti apa ya?


Fasilitas toilet umum yang bersih di kota Zurich dengan disain futuristic

Toilet umum yang terawat dengan baik di kota Zurich

Salah satu  toilet umum di Berlin dengan dinding terbuat dari kaca one way through

Bangunan tua dimanfaatkan sebagai toilet umum di Zurich

Tadinya saya kira stasiun kereta bawah tanah, taunya juga public toilet
Sebenarnya sudah jelas masalah lingkungan yang dihadapi di kota Luwuk, juga terjadi di seluruh Indonesia. Tapi entah kenapa tidak pernah ada tindakan nyata. Sehingga membuat saya merasa kota Luwuk, dan negara Indonesia pada umumnya tertinggal jauh dibandingkan kota Zurich yang mungil.

Ternyata masalah toilet juga krusial dan penting, karena tidak cuma dihadapi penduduk Indonesia, tapi juga di berbagai negara lain. Karena masih banyak penduduk  Indonesia yang belum mendapat akses toilet sehingga mencemari lingkungan dan menyebarkan penyakit, sedangkan fasilitas toilet umum yang disediakan pun seringkali jauh dari kata nyaman.

Saya membaca tentang Ibu Naning Adiwoso yang gencar mengkampanyekan toilet bersih dengan mendirikan Asosiasi Toilet Indonesia. Rupanya warga Indonesia pada umumnya masih harus belajar cara menggunakan toilet yang benar, karena dari urusan toilet saja bisa turut menyebarkan penyakit.

Kita tidak bisa membantah kenyataan bahwa kebanyakan penduduk Indonesia masih harus belajar hal-hal yang mendasar (khususnya sanitasi dan higienitas), seperti; membuang sampah di tempat yang seharusnya, menggunakan toilet dengan benar, juga menanamkan kebiasaan untuk tidak buang hajat di sembarang tempat seperti yang sering saya lihat yaitu sungai (orang Luwuk menyebutnya Koala), pinggir pantai (cape deh...!!!), dan banyak tempat-tempat lain yang juga tidak pantas dan saya sendiri malu menyebutkannya. 

Yang tidak ketinggalan adalah menanamkan kebiasaan mencuci tangan. Untuk yang satu ini saya sampai heran kenapa baru beberapa tahun belakangan ini barulah gencar dikampanyekan kebiasaan mencuci tangan. Yah ...mending terlambat daripada tidak sama sekali.

Waduuh... masih banyak yang harus dibenahi. So daripada nanti malu-maluin diri sendiri ketika ditatap orang karena buang sampah sembarangan misalnya, sebaiknya mulailah mendidik diri sendiri dan anak kita kebiasaan yang benar, toh manfaatnya bisa dirasakan semua orang.

Kalau saja ada Piala untuk kota terbersih se-Indonesia, saya berharap kota Luwuklah juaranya.

Credit For Images:
http://www.swissinfo.ch/eng/Home/Archive/Progressing_from_taboo_to_superloo.html?cid=6990292
http://www.tripadvisor.com/Tourism-g188113-Zurich-Vacations.html
http://www.sanitation-is-dignity.org/node/86
http://en.wikipedia.org/wiki/File:Zurich-Bahnhofstrasse-01-01.jpg
http://www.panoramio.com/user/1189072/tags/port%20hutt
http://www.ffwdweekly.com/article/life-style/urban-living/on-the-topic-of-toilets-6903/