Selasa, 12 Juli 2011

Hari Buah Di Indonesia

Aneka buah lokal Indonesia
Saya menyambut dengan gembira hari Jumat ditetapkan sebagai hari buah di Indonesia. Meski Indonesia sudah ketinggalan dalam hal ini, karena baru tahap wacana, tapi di tingkat internasional ternyata ada lho Hari Buah Sedunia (International Fruit Day) yang jatuh pada 1 Juli.

Jika hari jumat ditetapkan sebagai hari Buah di Indonesia bersamaan dengan hari Batik, maka diharapkan dapat meningkatkan konsumsi buah lokal sekaligus menekan konsumsi buah impor.

Hal ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani buah di Indonesia. Jika diiringi dengan intervensi dari pemerintah yaitu menyediakan bibit unggul, memperbaiki regulasi masuknya buah impor, memperbaiki infrastruktur supaya arus transportasi lancar, dll.

Tetapi semua hal ini tidak lepas dari perubahan persepsi masyarakat Indonesia pada umumnya tentang mengkonsumsi buah. Saya sampai risih diliatin orang karena makan satu mangkuk berisi aneka macam buah sebagai menu sarapan. Dikiranya saya ngirit atau sedang diet.

Bahkan ada yang berbaik hati menasehati jangan makan buah sebagai sarapan nanti sakit maag (lambung bocor), malah ada yang bilang nanti bisa mencret (diare). Padahal sarapan buah adalah kebiasaan saya sejak bertahun-tahun yang lalu, dan saya tidak pernah bermasalah dengan semua itu.

Saya sendiri heran melihat budaya kita yang jarang membiasakan anak-anak mengkonsumsi buah-buahan segar. Jika pun ada tapi digoreng menjadi pisang goreng, atau kripik. Bahkan mereka lebih suka yang sudah dikemas dalam bentuk jus kotak, yang kandungan gizinya tidak lagi utuh, akibat proses pengepakan, belum lagi diberi tambahan gula, perasa, pewarna, dll.

Padahal mengunyah buah segar sangat bagus bagi kesehatan gigi dan mulut. Ini bukan kata saya, tetapi himbauan dari para dokter gigi. Jika kita mengunyah buah yang keras seperti apel, salak, kedondong, dan jambu, dapat membantu kita membersihkan gigi geraham belakang, yang susah dijangkau dengan sikat gigi. 

Bagi yang punya masalah bau mulut; banyak-banyaklah mengkonsumsi buah yang mengandung banyak air, seperti semangka dan nanas. Buah nanas selalu menjadi favoritku karena mampu membersihkan selaput putih di lidah (biang bau mulut) hingga ke belakang tenggorokan. Sehingga tidak perlu lagi menggosok lidah dengan sikat gigi atau menggunakan pembersih khusus lidah yang dijual di toko.

 Dan juga buah apel dan nanas ternyata mampu membuat warna gigi menjadi kinclong. Seratnya mampu membersihkan hingga ke sela gigi, cocok untuk yang hobi minum kopi atau perokok.

Khasiat buah yang lain adalah kandungan vitamin dan mineral yang beragam, dan juga manfaat dari serat buah yang berguna menjauhkan kita dari kanker usus.

Kalau saya ditanya mana yang lebih baik mengkonsumsi buah dalam keadaan utuh atau diblender. Jawaban saya tergantung kondisi. Kalau mau mengkonsumsi banyak jenis buah dalam waktu singkat,  gunakanlah blender.

Tapi ingat sewaktu meminumnya jangan langsung sekaligus, pastikan buahnya tercampur air liur dengan baik sebelum ditelan. Ini untuk memastikan buah terserap dengan baik oleh tubuh. Jika tidak, percaya nggak percaya, malah membuat kembung dan susah BAB.

Jika memungkinkan biasakan konsumsi buah dalam keadaan utuh. Selalu sediakan buah segar sebagai cemilan yang menyehatkan, daripada kamu memilih kue atau permen sebagai teman nonton TV, atau merasa lapar di luar jam makan . 

Dan saya pun menghimbau supaya selalu memilih buah lokal dibanding buah impor. Karena perjalanan buah impor yang panjang sebelum masuk ke Indonesia sudah mendapat berbagai treatment kimiawi supaya tahan lama dan tidak mudah busuk.

Selalu memilih buah lokal Indonesia


So tunggu apalagi. Ayo rajin makan buah.

Credit For Images:
http://umbisehat.blogspot.com/2010/09/manfaat-buah-buahan.html